Rukun Islam Pertama

Syahadat

Syahadat adalah kesaksian kepada keesaan Allah dan kerasulan Nabi Muhammad ﷺ. Ia menjadi rukun pertama dalam Islam.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ

Asyhadu an lā ilāha illallāh, wa asyhadu anna Muḥammadan rasūlullāh.

Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

Makna ringkas

Lā ilāha illallāh berarti hanya Allah yang berhak diibadahi. Seorang Muslim mengikhlaskan ibadah kepada-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya.

Muḥammad rasūlullāh berarti meyakini Nabi Muhammad ﷺ sebagai utusan Allah, membenarkan ajarannya, menaati perintahnya, dan mengikuti petunjuk beliau dalam beribadah.

Penguat Al-Qur'an

QS. Muhammad 47:19 memerintahkan untuk mengetahui bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.

Rujukan: QS. Muhammad 47:19.

Hadis sahih

Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa Islam dibangun di atas lima perkara, dan yang pertama adalah bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

Sumber: Sahih al-Bukhari no. 8; Sahih Muslim no. 16c.

Amalan sederhana

  • Pahami maknanya, bukan sekadar mengucapkannya.
  • Jaga keikhlasan ibadah hanya kepada Allah.
  • Pelajari sunnah Nabi ﷺ dan berusaha mengikutinya.
Halaman ini dibuat ringkas sebagai pengantar. Pembahasan akidah yang lebih rinci dapat ditambahkan terpisah agar tidak tercampur dengan panduan dasar Rukun Islam.