← Kembali ke pilihan jenazah
Panduan Sholat Jenazah

Perempuan Dewasa

Panduan lengkap untuk jenazah perempuan dewasa, dari posisi imam sampai salam, agar bisa langsung diikuti tanpa membuka halaman lain.

⚡ Mode Cepat

Takbir 1 → Al-Fatihah

Takbir 2 → Shalawat kepada Nabi ﷺ

Takbir 3 → Doa untuk jenazah perempuan

Takbir 4 → Doa singkat → Salam

Posisi Imam

1. Berdiri sejajar bagian tengah tubuh

Imam berdiri sejajar dengan bagian tengah tubuh jenazah perempuan. Makmum berdiri di belakang imam menghadap kiblat.

2. Niat

Niat cukup di dalam hati untuk melaksanakan sholat jenazah karena Allah. Tidak ada lafaz niat tertentu yang harus dibaca keras.

3. Takbir Pertama

اللّٰهُ أَكْبَرُ

Kemudian baca Al-Fatihah dengan pelan.

4. Takbir Kedua

اللّٰهُ أَكْبَرُ

Kemudian bershalawat kepada Nabi ﷺ. Boleh membaca shalawat Ibrahimiyah yang biasa dibaca dalam tasyahud.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

5. Takbir Ketiga

اللّٰهُ أَكْبَرُ

Doakan jenazah. Untuk panduan cepat, boleh membaca:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا

Allahummaghfir laha warhamha.

Arti: “Ya Allah, ampunilah dia dan rahmatilah dia.”

Jika hafal, boleh membaca doa jenazah yang lebih lengkap dengan kata ganti perempuan.

6. Takbir Keempat

اللّٰهُ أَكْبَرُ

Berdoa singkat untuk jenazah, kemudian salam. Tidak perlu memanjangkan bacaan bila tidak hafal doa tambahan.

7. Salam

Akhiri sholat dengan salam. Dalam rincian fiqih terdapat praktik satu atau dua salam; panduan ini tidak menjadikan salah satunya sebagai satu-satunya bentuk yang sah.

Setelah Salam

Doa berjamaah dengan suara keras setelah salam tidak dicantumkan sebagai bagian tetap tata cara sholat jenazah. Doa utama untuk jenazah dilakukan di dalam sholat.

📖 Lihat Dalil & Sumber
  • Empat takbir: Nabi ﷺ menshalatkan Najasyi dengan empat takbir — Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim.
  • Al-Fatihah: Ibnu Abbas membaca Al-Fatihah dalam sholat jenazah dan menjelaskan bahwa hal itu termasuk sunnah — Sahih al-Bukhari.
  • Shalawat dan doa: Riwayat Abu Umamah bin Sahl menjelaskan membaca Al-Fatihah, bershalawat kepada Nabi ﷺ, lalu mengikhlaskan doa untuk jenazah.
  • Posisi imam perempuan: Riwayat Anas bin Malik menunjukkan imam berdiri sejajar bagian tengah tubuh jenazah perempuan — Jami‘ at-Tirmidzi; juga terdapat riwayat dalam Sahih Muslim tentang posisi imam pada jenazah perempuan.
  • Doa jenazah: Doa untuk mayit dibaca di dalam sholat; kata ganti disesuaikan untuk perempuan.

Catatan: rincian fiqih yang memiliki lebih dari satu praktik yang dikenal tidak ditulis seolah hanya ada satu pendapat.

Jejak Sunnah membedakan antara hadis Nabi ﷺ, atsar, dan rincian fiqih agar sumbernya tetap transparan.