Perjalanan • Kendaraan • Kembali

Doa Safar

Doa utama ketika memulai perjalanan dan tambahan bacaan ketika kembali. Dibuat ringkas agar mudah digunakan saat bepergian.

Saat memulai perjalanan

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahu muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn. Allāhumma innā nas’aluka fī safarinā hādzal-birra wat-taqwā, wa minal-‘amali mā tarḍā. Allāhumma hawwin ‘alainā safaranā hādzā waṭwi ‘annā bu‘dah. Allāhumma antas-ṣāḥibu fis-safar wal-khalīfatu fil-ahl. Allāhumma innī a‘ūdzu bika min wa‘tsā’is-safar, wa ka’ābatil-manẓar, wa sū’il-munqalabi fil-māli wal-ahl.

Mahasuci Allah yang menundukkan kendaraan ini bagi kami. Ya Allah, kami memohon kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridai dalam perjalanan ini. Mudahkan perjalanan kami, jagalah keluarga yang kami tinggalkan, dan lindungilah kami dari kesulitan perjalanan serta keadaan buruk ketika kembali.

Sunnah sebelum doa: bertakbir 3 kali. Sumber: Sahih Muslim no. 1342.

Saat kembali dari perjalanan

آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Āyibūna tā’ibūna ‘ābidūna li-rabbinā ḥāmidūn.

Kami kembali, bertaubat, beribadah, dan memuji Rabb kami.

Sumber: tambahan bacaan ketika kembali dalam Sahih Muslim no. 1342.
Untuk tetap ringan, tahap ini hanya memuat doa safar utama dan bacaan ketika kembali. Doa lain terkait perjalanan dapat ditambahkan kemudian bila diperlukan.